Sabtu, 03 Desember 2016

Istimewanya Jogja ada di sini (Keraton)



Istimewanya Jogja ada di sini

Sabtu, 12 November 2016
            Hari ini saya melakukan kuliah lapangan di berbagai objek wisata sejarah di Yogyakarta salah satunya adalah Keraton Yogyakarta. Memang tidak jauh dari kampus karena hanya memerlukan waktu 10 menit untuk sampai di Keraton. Tetapi jalan-jalan kali ini menjadi sangat istimewa. Saya lahir di Jogja, sekolah di Jogja, dan besar di Jogja tetapi saya belum pernah berwisata ke Keraton Yogyakarta. Jadi ini merupakan first trip saya ke Keraton. Kami harus berkumpul di alun-alun utara jam 07.00 pagi, sungguh sangat berat untuk bangun dan langsung membelah dinginnya Kota Jogja. Saya memang sengaja belum sarapan dari kos karena memang ingin mencoba kuliner di sekitar Keraton. Akhirnya saya memutuskan untuk menyantap semangkok soto ayam. Sungguh nikmat sarapan di pinggir jalan sambil menikmati sejuknya udara pagi Kota Jogja ditemani semangkok soto dan the panas.
 Gambar salah satu pendopo di Keraton Yogyakarta
Sumber : Koleksi penulis
Nah setelah semua mahasiswa berkumpul akhirnya kita memulai perjalanan. Di Keraton kami dibagi menjadi beberapa kelompok agar lebih mudah dalam menangkap materi yang dijelaskan oleh guide. Saya dan kelompok saya masuk ke dalam Keraton dan melihat lihat bangunan Keraton. Kami didampingi oleh abdi dalem keraton tetapi mohon maaf saya lupa nama beliau. Beliau menjelaskan tentang beberapa bangunan di Keraton dan benda peninggalan yang ada di dalamnya. Tiba-tiba rasa lelah yang luar biasa menghampiri saya dan beberapa teman saya. Akhirnya kami memutuskan untuk berpisah dari rombongan dan beristirahat di teras salah satu ruang pameran. Setelah beberapa saat kami meregangkan otot-otot kaki yang tegang, tiba-tiba ada salah seorang abdi dalem menghampiri kami dan beliau berkata dengan bahasa jawa krama“Coba njenengan mlebet ruangan mriki, mangke lukisan sing wonten dalem rak bakal tumut arahe jenengan mlaku dumugi ing papan mrika.” Kira-kira begitu yang beliau katakan.  Walaupun saya lahir dan besar di sini dan lumayan pandai dalam berbahasa jawa tetapi entah kenapa waktu itu saya mengartikan kata-kata itu. Saya mengira beliau berkata bahwa lukisan di dalam ruangan itu akan mengikuti kita sampai kemanapun kita melangkah.
Kami keluar dari ruangan itu sambil tertawa terbahak-bahak. Lelah masih menghampiri kami dan kami memutuskan untuk keluar dari Keraton dan menunggu rombongan di bawah pohon. Tiba-tiba ada salah seorang dari rombongan kami mengalami kesurupan. Dia tiba-tiba menangis dan saya pun malah menjauh karena takut. Akhirnya setelah beberapa lama dan ditolong oleh teman kami yang lainnya Ia pun kembali sadar.
Perjalanan yang melelahkan namun memang berkesan dan bermanfaat bagi saya. Banyak ilmu baru tentang Yogyakarta pada khususnya yang saya dapatkan di Keraton Yogyakarta ini. Sebelum saya tutup seperti biasa saya punya video untuk Anda, semoga bermanfaat.
Video Keraton Yogyakarta
Sumber : Koleksi Penulis 
Jogja Istimewa! Pesona Indonesia!
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar