Istimewanya Jogja ada di sini
Sabtu, 12 November 2016
Hari
ini saya melakukan kuliah lapangan di berbagai objek wisata sejarah di
Yogyakarta salah satunya adalah Keraton Yogyakarta. Memang tidak jauh dari
kampus karena hanya memerlukan waktu 10 menit untuk sampai di Keraton. Tetapi
jalan-jalan kali ini menjadi sangat istimewa. Saya lahir di Jogja, sekolah di
Jogja, dan besar di Jogja tetapi saya belum pernah berwisata ke Keraton
Yogyakarta. Jadi ini merupakan first trip saya ke Keraton. Kami harus
berkumpul di alun-alun utara jam 07.00 pagi, sungguh sangat berat untuk bangun
dan langsung membelah dinginnya Kota Jogja. Saya memang sengaja belum sarapan
dari kos karena memang ingin mencoba kuliner di sekitar Keraton. Akhirnya saya
memutuskan untuk menyantap semangkok soto ayam. Sungguh nikmat sarapan di
pinggir jalan sambil menikmati sejuknya udara pagi Kota Jogja ditemani
semangkok soto dan the panas.
Gambar salah satu pendopo di Keraton Yogyakarta
Sumber : Koleksi penulis
Nah setelah semua mahasiswa berkumpul
akhirnya kita memulai perjalanan. Di Keraton kami dibagi menjadi beberapa
kelompok agar lebih mudah dalam menangkap materi yang dijelaskan oleh guide.
Saya dan kelompok saya masuk ke dalam Keraton dan melihat lihat bangunan Keraton. Kami didampingi oleh abdi dalem keraton tetapi mohon maaf saya lupa
nama beliau. Beliau menjelaskan tentang beberapa bangunan di Keraton dan benda
peninggalan yang ada di dalamnya. Tiba-tiba rasa lelah yang luar biasa
menghampiri saya dan beberapa teman saya. Akhirnya kami memutuskan untuk
berpisah dari rombongan dan beristirahat di teras salah satu ruang pameran.
Setelah beberapa saat kami meregangkan otot-otot kaki yang tegang, tiba-tiba
ada salah seorang abdi dalem menghampiri kami dan beliau berkata dengan bahasa
jawa krama“Coba njenengan mlebet ruangan mriki, mangke lukisan sing wonten
dalem rak bakal tumut arahe jenengan mlaku dumugi ing papan mrika.” Kira-kira
begitu yang beliau katakan. Walaupun
saya lahir dan besar di sini dan lumayan pandai dalam berbahasa jawa tetapi
entah kenapa waktu itu saya mengartikan kata-kata itu. Saya mengira beliau
berkata bahwa lukisan di dalam ruangan itu akan mengikuti kita sampai kemanapun
kita melangkah.
Kami keluar dari ruangan itu sambil tertawa
terbahak-bahak. Lelah masih menghampiri kami dan kami memutuskan untuk keluar
dari Keraton dan menunggu rombongan di bawah pohon. Tiba-tiba ada salah seorang
dari rombongan kami mengalami kesurupan. Dia tiba-tiba menangis dan saya pun
malah menjauh karena takut. Akhirnya setelah beberapa lama dan ditolong oleh
teman kami yang lainnya Ia pun kembali sadar.
Perjalanan yang melelahkan namun memang
berkesan dan bermanfaat bagi saya. Banyak ilmu baru tentang Yogyakarta pada
khususnya yang saya dapatkan di Keraton Yogyakarta ini. Sebelum saya tutup seperti biasa saya punya video untuk Anda, semoga bermanfaat.
Video Keraton Yogyakarta
Sumber : Koleksi Penulis
Jogja Istimewa! Pesona Indonesia!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar